(VOVworld) - Jenderal Vo Nguyen Giap tidak hanya merupakan seorang Jenderal andalan dari rakyat Vietnam, melainkan juga merupakan salah seorang diantara para jenderal yang jenial di dunia dan disegani lawan.
Jenderal Vo Nguyen Giap- adalah salah seorang diantara para jenderal yang jenial di dunia
(Foto: giaoduc.net.vn)
Bagi Bapak Hiao Suzuki, Direktur Perusahaan Buku “Coal Sack” dari Jepang, Jenderal Vo Nguyen Giap adalah perwujudan semangat yang tak kenal tunduk dalam menentang agresor dari Vietnam. Jenderal Vo Nguyen Giap mewakili ideologi kemerdekaan dan kebebasan dari semua bangsa tertindas.
“Jenderal Vo Nguyen Giap tidak hanya merupakan seorang pahlawan Vietnam, melainkan juga merupakan pahlawan Asia, merupakan salah satu diantara para pahlawan utama di dunia. Dengan kemenangan Dien Bien Phu pada 1954, Jenderal Vo Nguyen Giap telah merealisasikan secara militer fikiran filsafat politik Presiden Ho Chi Minh yaitu tidak ada yang lebih bernilai dari pada kemerdekaan dan kebebasan. Jenderal Vo Nguyen Giap telah melaksanakan fikiran itu dengan semangat yang tak tertundukkan dan semangat kuat yang tidak ada yang bisa mencegahnya. Kalau meninjau kembali sejarah abad ke-20, Vo Nguyen Giap merupakan satu nama yang tidak bisa tidak disebutkan”.
Wartawan Radio Suara Vietnam mewawancarai Jenderal Jean Dufourcq, Kepala Redaksi Majalah Pertahanan Nasional Perancis
(Foto: vov.vn)
Menurut hemat Jenderal Jean Dufourcq, Kepala Redaksi Majalah Pertahanan Nasional Perancis, Jenderal Vo Nguyen Giap tidak hanya punya kepandaian militer alami, melainkan juga punya semangat bertanggung jawab secara politik. Beliau belajar hal itu di medan perang dan belajar dari Presiden Ho Chi Minh. Kepandaian Beliau berdasarkan pada satu pola fikir dialektik yang amat kuat ketika mengananlisis dan menilai lawan-nya.
“Tentang militer, operasi Dien Bien Phu adalah paling besar, tapi menurut hemat saya, ada dua hal yang lebih penting telah berhasil dilakukan oleh Jenderal Giap. Yaitu Beliau telah menghimpun dan membangun dari satu kelompok pasukan yang kecil dan serba kurang menjadi satu pasukan yang terorganisasi, menjadi batalyon, divisi yang cukup tenaga untuk menentang tentara Perancis. Yang ke-2 ialah Jenderal Giap telah membuka zona perang perlawanan yang menyambungkan garis perbatasan Vietnam-Tiongkok dengan daerah Tonkin. Jenderal Giap telah membangun satu tempat sandaran, satu sabuk militer logistik sehingga dari situ menimbulkan tekanan dan mengalahkan tentara Perancis di semua front di Vietnam Utara”.
Mantan Kolonel angkatan darat Amerika Serikat, Andre Sauvageot,
(Foto: vov.vn)
Mantan Kolonel angkatan darat Amerika Serikat, Andre Sauvageot, yang pernah ikut serta dalam peperangan di Vietnam dari 1964-1973 mengatakan bahwa Jenderal Giap tidak hanya merupakan seorang Jenderal yang jenial, seorang komandan tentara besar, tapi dia adalah orang yang rendah hati.
“Saya masih ingat bahwa dalam pertemuan dengan Jenderal John Vessey Utusuan Khusus mantan Presiden Ronald Reagan dan mantan Presiden George H.W.Bush tentang tahanan perang dan serdadu Amerika Serikat yang hilang pada saat bertugas (POW/MIA), meskipun adalah seorang tokoh sejarah, tapi Jenderal Vo Nguyen Giap sangat rendah hati ketika bicara tentang kemenangan-nya. Beliau memberikan keterangan kepada Jenderal Vessay bahwa sebagian besar kemenangan itu dihasilkan oleh kebijakan yang tepat dari Partai Komunis, Revolusi Vietnam dan Presiden Ho Chi Minh. Menurut hemat Jenderal Giap, Beliau hanyalah orang yang mengikuti kebijakan tepat itu”.
Nama dan karakter Jenderal Vo Nguyen Giap telah melampaui perbatasan, terukir dalam hati rakyat negara-negara lain. Profesor, Doktor Bualy Paphaphan, Kepala Fakultas Bahasa dan Media Massa dari Universitas Nasional Laos memberitahukan: “Pernah kuliah di Vietnam, sehingga saya sudah mendengar dan banyak membaca tentang kepandaian Jenderal Vo Nguyen Giap. Beliau adalah salah seorang diantara simbol-simbol semangat dan kearifan dari rakyat Vietnam dalam perang perlawanan untuk merebut kemerdekaan nasional. Beliau tidak hanya punya pengaruh terhadap rakyat Vietnam saja, melainkan juga terhadap rakyat Laos, rakyat tiga negara Indocina. Jenderal Vo Nguyen Giap sudah wafat, tapi jasa dan kepandaian Beliau tetap masih terukir secara mendalam dalam hati saya dan banyak penduduk Laos”.
Pengkaji Rusia tentang Vietnam, Anatoly Sokolov bicara tentang Jenderal Vo Nguyen Giap
(Foto: vov.vn)
Menurut pengkaji Rusia tentang Vietnam, Anatoly Sokolov, Jenderal Vo Nguyen Giap menggunakan bermacam nama, pernah memikul jabatan-jabatan tinggi di Vietnam, tapi bagi seluruh dunia, Beliau secara sederhana adalah “Jenderal Giap”. Pengaruh Beliau melanda cukup luas di kalangan intelektual Rusia.
“Sekarang di Rusia, banyak sejarawan dan mahasiswa Rusia sangat memperhatikan dan berusaha membaca buku-buku Jenderal Vo Nguyen Giap tentang strategi militer, memori-memori tulisan Beliau tentang banyak pertempuran, tentang kehidupan sehari-hari. Beliau merupakan orang legendaris, merupakan orang yang sangat berwibawa yang tidak hanya merupakan seorang prajurit, melainkan juga merupakan seorang patriot dan merupakan orang yang telah masuk dalam sejarah Vietnam pada abad ke-20. Oleh karena itu, saya sangat gembira ketika diberi pekerjaan yang terhormat ialah menulis tentang pertempuran Dien Bien Phu”.
Bisa dikatakan, bersama dengan Presiden Ho Chi Minh, kepandaian dan harkat manusia Jenderal Vo Nguyen Giap telah turut menciptakan citra tentang negeri Vietnam yang gagah berani dan heroik dalam hati sahabat-sahabat internasional./.