Pemerintahan Militer Myanmar Nyatakan Gencatan Senjata Sementara

(VOVWORLD) - Pemerintahan militer Myanmar telah mengeluarkan pernyataan untuk sementara menghentikan konflik dengan kelompok-kelompok pemberontak bersenjata guna melakukan kegiatan-kegiatan pertolongan pasca gempa bumi yang bermagnitudo 7,7 pada akhir pekan lalu sehingga menewaskan lebih dari 3.000 orang.

Pengumuman Markas Komando Tentara Myanmar yang diberitakan pada Rabu (2 April) di Televisi nasional Myanmar (MRTV) memberitahukan bahwa gencatan senjata akan berlaku hingga tgl 22 April untuk menggelar upaya-upaya SAR. Pengumuman ini dikeluarkan setelah gencatan senjata sementara sepihak dari aliansi kelompok-kelompok suku bersenjata untuk membantu kegiatan-kegiatan pertolongan bagi para korban dan orang-orang yang terdampak gempa bumi pada tgl 28 Maret lalu. Menurut MRTV, jumlah orang tewas dalam musibah telah meningkat menjadi lebih dari 3.000 orang, dengan lebih dari 4.500 orang terluka dan ratusan orang yang masih hilang.

Komentar

Yang lain