(VOVWORLD) - Proyek peternakan sapi indukan untuk membantu mata pencaharian masyarakat di Kecamatan Ia Pet, Kabupaten Dak Doa, Provinsi Gia Lai, digelar sejak tahun 2022. Proyek ini berada dalam Program target nasional pengembangan sosial-ekonomi daerah pemukiman warga etnis minoritas dan daerah pegunungan maupun Program target nasional pengurangan kemiskinan yang berkelanjutan.
Kandang sapi milik sebuah keluarga di Kecamatan Ia Pet. Foto: Ngoc Anh/VOV5 |
Ia Pet merupakan kecamatan yang dilanda kesulitan parah di Provinsi Gia Lai (Vietnam Tengah). Di kecamatan ini ada lebih dari 1.800 kepala keluarga dengan hampir 9.200 orang, yang sebagian besarnya adalah warga etnis minoritas Jrai dan Bana. Untuk membantu mata pencaharian masyarakat, Kecamatan Ia Pet memberikan seekor sapi indukan kepada setiap kepala keluarga miskin dan kepala keluarga prasejahtera. Setelah lebih dari tiga tahun penggelaran proyek ini, banyak kepala keluarga miskin memperoleh kepentingan dari kebijakan ini sehingga peternakan sapi kian berkembang. Saudara Rmah Thim, warga etnis Jrai di Dusun Alphun, Kecamatan Ia Pet, memberitahukan:
Untuk mengentaskan kelaparan dan kemiskinan, Negara membantu masyarakat beternak sapi. Di dusun saya ada banyak orang yang beternak sapi indukan, termasuk keluarga saya. Sapi melahirkan satu anak sapi per tahun.
Ketika menggelar proyek, pemerintahan kecamatan mengadakan rapat, memilih dan mengevaluasi secara terbuka para kepala keluarga yang memenuhi syarat untuk menerima sapi. Setelah ada daftar kepala-kepala keluarga yang mendapat manfaat dari proyek tersebut, kecamatan menyewa mobil untuk mengantar warga ke tempat pemasokan sapi-sapi indukan sehingga warga dapat memilih sapi mereka sendiri. Saudara Lu Quoc Tuan, Ketua Komite Rakyat Kecamatan Ia Pet, memberitahukan:
Negara membantu warga dengan seekor sapi yang berharga 14 - 15 juta VND. Selain modal bantuan negara, masyarakat dapat mengeluarkan uang tambahan mereka sendiri untuk membeli sapi yang lebih besar. Hingga saat ini, sudah ada 109 kepala keluarga yang mendapat bantuan sapi indukan dari proyek tersebut.
Petani memberi makan sapi. Foto: Ngoc Anh/VOV5 |
Di samping memberikan sapi kepada masyarakat, pemerintahan daerah juga memberikan petunjuk teknik peternakan dan pencegahan, penanggulangan wabah pada kawanan ternak kepada para kepala keluarga peserta proyek. Saudara Le Minh Thu, Petugas Lahan Pertanian Kecamatan Ia Pet, mengatakan:
Setelah proyek disahkan, kecamatan membimbing masyarakat membangun kandang sapi, memberikan petunjuk teknik beternak sapi, dan berkoordinasi menyelenggarakan kursus pelatihan bagi masyarakat untuk menguasai teknik beternak sapi. Sejak proyek digelar, hingga kini suda ada beberapa kepala keluarga yang mengentaskan kemiskinan.
Dengan bantuan yang aktif dari pemerintahan daerah, masyarakat telah menguasai proses teknis serta cara merawat sapi. Oleh karena itu, sebagian besar sapi tumbuh, berkembang dengan baik, dan melahirkan. Saudara Nek, warga di Kecamatan Ia Pet, mengatakan:
Keluarga saya beternak seekor sapi, dan sapi itu telah melahirkan seekor anak sapi. Kehidupan keluarga saya telah mengentaskan kemiskinan, saya gembira sekali. Saya akan berupaya bekerja keras untuk memperbaiki kehidupan dan meningkatkan pendapatan.
Seorang warga di Dusun Alphun, Kecamatan Ia Pet, memberitahukan:
Dulu keluarga saya dilanda kesulitan parah. Kini dengan bantuan Negara, keluarga saya beternak seekor sapi, kesulitannya sudah berkurang. Terima kasih Partai dan Negara.
Proyek peternakan sapi indukan di Kecamatan Ia Pet telah turut membantu masyarakat menggeliat untuk mengentaskan kemiskinan dan mengembangkan ekonomi keluarga. Kecamatan akan terus mengembangkan proyek dan membantu lebih banyak kepala keluarga masyarakat. Pada tahun ini, Kecamatan Ia Pet menargetkan mencapai standar pedesaan baru. Dan jika mencapai finis pedesaan baru, proyek peternakan sapi indukan juga memberikan sebagian kontribusi pada target ini.