(VOVWORLD) - Hari ini (8 November 2017), Vietnam menyambut Presiden Republik Cile, Michelle Bachelet dan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau yang melakukan kunjungan kenegaraan di Vietnam. Kunjungan-kunjungan ini dilaksanakan atas undangan Presiden Vietnam, Tran Dai Quang dan Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc. Ini merupakan kesempatan yang penting bagi Vietnam dan dua negara tersebut untuk mendorong kerjasama di bidang-bidang potensial, menciptakan impuls baru bagi hubungan bilateral.
Terhadap Cile dan Kanada, Vietnam semuanya menggalang hubungan diplomatik pada awal tahun-tahun 70-an abad lalu (dengan Cile pada tahun 1971 dan dengan Kanada pada tahun 1973). Ini merupakan kunjungan kenegaraan ke-2 yang dilakukan Presiden Republik Cile, Michelle Bachelet di Vienam, tapi merupakan kunjungan resmi pertama yang dilakukan oleh Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau di Vietnam. Kunjungan-kunjungan ini berlangsung pada latar belakang hubungan persahabatan dan kerjasama antara Vietnam dengan Cile dan dengan Kanada terus berkembang aktif di banyak bidang.
Vietnam terus menjembatani Cile dan kawasan Asia Tenggara.
Presiden Cile, Michelle Bachelet melakukan kunjungan kenegaraan di Vietnam sebelum menghadiri Konferensi ke-25 Para Pemimpin APEC dalam rangka Pekan Tingkat Tinggi APEC 2017 di kota Da Nang, Vietnam Tengah. Kunjungan ini merupakan peluang untuk menegaskan hubungan dekat Vietnam-Cile yang lebih besar dari jarak geografi antara dua negara.
Pada waktu lalu, hubungan politik antara Vietnam dan Cile semakin terkait dan tepercaya melalui pertukaran delegasi dan pertemuan permanen di berbagai tingkat dan instansi. Mekanisme-mekanisme kerjasama bilateral dipertahankan secara periodik dan semakin berhasil-guna seperti semua sidang Dewan Perdagangan Bebas Bilateral, sidang Konsultasi Politik tingkat Deputi Menteri Luar Negeri. Duta Besar Republik Cile untuk Vietnam, Claudio De Negri menilai: “Hubungan Vietnam-Cile digalang di atas fundasi sejarah dua negara . Cile adalah negara ke-2 di Amerika Latin yang menggalang hubungan diplomatik dengan Vietnam. Latar belakang sekarang membolehkan dua negara bisa memperhebat kerjasama di banyak bidang. Vietnam akan terus menjadi jembatan penghubung bagi Cile dan kawasan Amerika Latin untuk bersama-sama berintegrasi dengan kawasan Asia Tenggara. Kami menegaskan bahwa masa depan Cile tak terpisahkan dari kawasan Asia-Pasifik”.
Tentang bidang ekonomi, Vietnam dan Cile juga telah menandatangani banyak naskah kerjasama seperti Perjanjian Kerjasama tentang ekonomi-perdagangan, Perjanjian Perangsangan dan Proteksi Investasi, Perjanjian Kerjasama tentang sains-teknologi, Perjanjian bebas visa, khususnya Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) yang berlaku tahun 2014. Naskah-naskah ini turut mendorong hubungan dagang bilateral yang mencapai pertumbuhan tinggi dari 170 juta USD pada tahun 2005 menjadi 1 miliar USD pada tahun 2016, memasukkan Cile ke kelompok 4 negara di kawasan Amerika Latin yang mencapai nilai pertukaran dagang bilateral lebih dari 1 miliar USD per tahun.
Namun, angka ini belum pantas dengan potensi yang dimiliki oleh dua negara. Duta Besar Republik Cile untuk Vietnam, Claudio De Negri memberitahukan: “Kami berharap agar dua negara terus memperhebat kerjasama bilateral di bidang ini. Dua negara sedang mendorong pertukaran perdagangan, memperluas pasar ekspor, ikut serta dalam rangkaian nilai global dan mencari peluang-peluang untuk mengembangkan bidang-bidang yang baru muncul, memperhebat penerapan teknologi dalam industri-industri, bersamaan itu saling membantu pada latar belakang rumitnya perekonomian global yang berpengaruh negatif terhadap negara-negara sedang berkembang. Negara-negara ini harus bekerjasama dan saling membantu”.
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau (Foto:Kantor Berita Vietnam_ |
Mendorong perdagangan bilateral Vietnam-Kanada.
Vietnam sekarang merupakan mitra dagang yang paling besar bagi Kanada di Asia Tenggara, merupakan pasar prioritas dari Program Aksi Pasar Global bagi Kanada. Pada beberapa tahun belakangan ini, perdagangan bilateral meningkat stabil mencapai 4,1 miliar USD pada tahun 2016 dan hampir 2,5 miliar USD selama 8 bulan tahun 2017 ini.
Sekarang, Kanada menduduki posisi ke-14 di antara 112 negara dan teritori yang melakukan investasi di Vietnam, di antaranya ada beberapa proyek besar seperti kawasan wisata Danau Tram di provinsi Ba Ria-Vung Tau, proyek pembangunan rumah sakit di provinsi Hai Duong, proyek energi tenaga bayu di provinsi Ninh Thuan.
Kanada juga termasuk dalam kelompok negara yang menjadi pelopor dalam memberikan bantuan perkembangan (ODA) kepada Vietnam, berfokus pada reformasi ekonomi, usaha mengentas dari kelaparan dan kemiskinan, pertanian, lingkungan. Kanada belakangan ini telah mengumumkan paket modal ODA senilai 12,9 juta CAD untuk proyek perkembangan koperasi Vietnam tahap 2015-2020, bantuan kepada Vietnam untuk beradaptasi dengan perubahan iklim. Sekarang, total nilai proyek-proyek ODA yang masih berlaku dengan Vietnam ialah lebih dari 60 juta CAD.
Di tingkat daerah, dua negara selalu mendorong kerjasama dan konektivitas antar-daerah dua negara seperti provinsi Ha Tinh dengan Langley, kota Ho Chi Minh dengan kota Toronto, kota Da Nang dengan Vancouver dan sebagainya…
Kunjungan kenegaraan Presiden Republik Cile, Michelle Bachelet dan kunjungan resmi Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau di Vietnam sehubungan dengan kehadiran mereka di Konferensi Pemimpin APEC 2017 merupakan tonggak-tonggak yang penting, menciptakan dasar untuk mendorong hubungan persahabatan dan kerjasama antara Vietnam dan dua negara Amerika Latin pada waktu mendatang menurut arah yang lebih substantif dan berhasil-guna di banyak bidang.