(VOVWORLD) - Di Provinsi Lai Chau, Vietnam Utara, banyak pemuda etnis minoritas sudah dan sedang melakukan usaha rintisan dengan cara melakukan berbagai ide dan pola kreatif yang terkait dengan pengembangan ekonomi digital.
Efektivitas yang dihasilkan pola-pola ini telah membantu banyak kepala keluarga mengentas dari kelaparan dan kemiskinan serta turut mengubah wajah pedesaan di satu provinsi pegunungan yang masih menjumpai banyak kesulitan.
Kebun penanaman pohon stroberi milik saudara Giang A Chu (Foto: Khac Kien/VOV5) |
Setelah waktu panjang mencari tahu tentang pengetahuan di jaringan internet dan media, pada tahun 2023, saudara Giang A Chu, warga etnis minoritas Mong di Kecamatan perbatasan Dao San, Kabupaten Phong Tho telah memberanikan diri memindahkan lebih dari 5.000 meter persegi penanaman padi menjadi penanaman stroberi. Selama sekitar 2 tahun ini, kebun penanaman stroberi milik dia telah memberikan omset yang meningkat hampir sepuluh kali lipat dibandingkan dengan penanaman padi sebelumnya. Secara kreatif melakukan usaha rintisan di kampung halaman sendiri telah membantu keluarga dia mengentas dari kemiskinan sekaligus menggeliat menjadi keluarga yang cukup kaya di daerah. Saudara Giang A Chu mengatakan:
“Pohon Stroberi sangat cocok dengan cuaca di sini, keluarga saya menanam pohon ini secara organik, tanpa pupuk kimia. Sampai musim pohon stroberi berbunga, keluarga saya juga membudidayakan lebah untuk menghasilkan madu dan serbuk sari”.
Di kecamatan perbatasan Ban Lang, Kabupaten Phong Tho, ketika melihat potensi dari sumber bahan yang tersedia di daerah, pada tahun 2024, kelompok anggota Liga pemuda dan para pemuda kecamatan telah mengumpulkan modal untuk membeli mesin-mesin dan teknologi, membentuk Koperasi pemuda Kecamatan Ban Lang. Berkat melakukan dengan baik proses periklanan dan mendapat bantuan dari organisasi Liga pemuda daerah, lebih dari setahun ini, produk pisang kering buatan koperasi ini telah muncul di banyak supermarket di dalam negeri, menciptakan lapangan kerja yang rutin dan pendapatan yang stabil bagi lebih dari sepuluh keluarga angota Liga pemuda dan pemuda.
Para pemuda Lai Chau memanfaatkan keunggulan provinsi untuk mengembangkan ekonomi (Foto: Khac Kien/VOV5) |
Pada tahun 2024, Tim konsultator Liga Pemuda Komunis Ho Chi Minh, Provinsi Lai Chau telah memberikan konsultasi kepada lebih dari 2.000 anggota Liga pemuda dan pemuda untuk melakukan usaha rintisan dan usaha ekonomi. Banyak kelompok telah dibentuk di berbagai kecamatan, subdistrik dan kotamadya, menjadi forum yang menghimpun para anggota Liga pemuda dan pemuda tipikal, memberikan ilham kepada kaum pemuda untuk mengembangkan ekonomi secara antusias. Saudari Lu Thi Dua, Sekretaris Liga Pemuda Kecamatan Nung Nang, Kabupaten Tam Duong, Provinsi Lai Chau memberitahukan:
“Selama dua tahun belakangan ini, gerakan kaum pemuda melakukan usaha rintisan dan ekonomi yang dilakukan Liga pemuda dan para pemuda di kecamatan telah mengalami perkembangan baik dan diperbarui. Anggota Liga pemuda sudah sadar dalam memindahkan struktur cocok-tanam seperti menanam gingsen, pohon buah-buahan sedang, markisa dan sebagainya. Kami akan berupaya sekuat tenaga untuk membantu para anggota Liga pemuda dan para pemuda meminjam modal dan memberikan bantuan teknik, membentuk koperasi agar para anggota Liga pemuda dan para pemuda mendapat banyak peluang untuk menawarkan pengalaman, melakukan pertemuan, memperluas dan mengembangkan pola”.
Di Provinsi Lai Chau sekarang ada lebih dari 200 pola anggota Liga pemuda dan pemuda yang melakukan usaha ekonomi yang senilai dari 100 juta VND ke atas di bidang-bidang produksi pertanian, kehutanan, perikanan, kerajinan tangan artistik, pembangunan dan bisnis jasa wisata. Semua pola itu pada pokoknya berskala kecil dan menengah dengan total nilai barang dan jasa yang senilai dari 100 juta VND (sama 4.000 USD) sampai satu miliar VND (sama 40.000 USD) per tahun, membawa omset sebesar dari 50 juga VND (sama 2.000 Usd) sampai 200 juta VND (sama 8.000 USD) per tahun.
Saudari Be Thi Bang, Wakil Sekretaris Liga Pemuda Komunis Ho Chi Minh, Provinsi Lai Chau memberitahukan bahwa untuk membantu para anggota Liga pemuda dan pemuda di daerah melakukan usaha rintisan dan ekonomi secara efektif, Liga Pemuda Komunis Ho Chi Minh Provinsi Lai Chau telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan banyak grup, perusahaan, badan usaha, dan koperasi untuk membentuk zona produksi barang yang terkonsentrasi. Hingga sekarang, kaum pemuda di daerah telah menguasai 45 di antara 204 produk dari Program Satu Kecamatan Satu Produk (OCOP) dengan berbintang tiga, mempunyai pasar out-put yang stabil di dalam dan luar negeri. Dia mengatakan:
“Badan Harian Liga Pemuda Komunis Ho Chi Minh Provinsi akan terus menggelar program membantu kaum pemuda melakukan usaha rintisan dan usaha ekonomi, melaksanakan dengan baik pekerjaan mempropagandakan, menjadi teladan, menyebarkan ilham kepada para anggota Liga pemuda dan para pemuda tipikal dalam melakukan usaha rintisan dan ekonomi. Aktif menandatangani berbagai program koordinasi untuk menciptakan sumber modal bagi para pemuda, berupaya menyelesaikan pembentukan Dana bantuan pemuda yang melakukan usaha rintisan. Melalui itu, memanfaatkan secara maksimal potensi, keunggulan dan kebijakan prioritas dari Provinsi untuk menciptakan ancang-ancang bagi para pemuda untuk terus berkembang”.
Kisah tentang para pemuda Lai Chau yang melakukan usaha rintisan dan usaha ekonomi pada era baru tidak hanya merupakan kisah dari upaya pribadi saja, tetapi juga merupakan model tentang generasi muda melakukan startup. Tidak hanya mengatasi kesulitan saja, mereka dengan kuat menerima peluang yang diberikan Revolusi Industri 4.0 juga, mengeluarkan dan menerapkan berbagai ide startup pada praktik, memberikan kontribusi positif pada perkembangan sosial-ekonomi yang berkesinambungan di kampung halaman.